Masyarakat Minta Kapolrestabes medan Tutup Tempat prostitusi Di Jalan Nibung, Terkesan Polsek Medan Baru Tutup Mata Keberadaan Tempat Tersebut

Postmedan.com. MEDAN – Tempat prostitusi bebas beroprasi di wilayah hukum Polsek medan baru polrestabes medan, salah satunya di Hotel Sibayak Jalan Nibung Raya, Kecamatan Medan

Firman

Postmedan.com. MEDAN – Tempat prostitusi bebas beroprasi di wilayah hukum Polsek medan baru polrestabes medan, salah satunya di Hotel Sibayak Jalan Nibung Raya, Kecamatan Medan Petisah Yang dijadikan tempat prostitusi yang diduga juga tempat sarang peredaran Narkoba.

Menurut informasi dari warga bernama Z yang identitasnya tidak inggin di sebutkan mengatakan kepada awak media postmedan.com” warung bekas Hotel Sibayak selalu ramai di kunjunggi anak- anak remaja dan para orang tua setiap malamnya dan silih berganti menggunakan kendaraan sepeda motor dan mobil”.Pungkasnya

Pada tanggal 18 Agustus 2022 sekitar jam. 22.15.wib awak media postmedan mendatangi lokasi tersebut dan benar melihat bayak kendaraan parkir sekitar 2 atau 3 ruko dari warung yang di informasikan warga tersebut.

Sesampai di lokasi kami di sambut dengan tukang parkir” mengatakan mau masuk bang di sini parkirnya, klau mau masuk karcis 5.000 per/orang dan parkirnya 5.000 bang”. Pungkas penjaga parkir yang berbadan sedang dan berbadan Gempal

Dan di arahkan masuk kewarung dan menuju lantai 2(Dua) sesampainya di lantai 2(Dua) kita melihat ramai seperti pajak, para pengunjung dan para wanita hidung belang menunggu menawarkan dirinya untuk di tiduri di atas ranjang yang menggunakan rok pendek di atas kasur dan mengatakan masuk bang. pungkasnya

Dari pantauan awak media postmedan.com di lapangan ada sekitar 15 sampai 20 kamar yang di sediakan para pemilik dan berbeda- beda taripnya, ada yang 100.000 ada yang 150.000 dan ada juga yang 300.000 ratus sekali ngamar dan para pelanggan bebas keluar masuk kamar melihat para wanita pekerja sex tersebut.

Meski kantor Polsek Medan Baru dengan hotel prostitusi itu hanya berjarak sekitar 600 meter, para pemilik tidak takut dan malah bebas dan terang-tetangan dan terbuka seolah- olah polsek medan baru polrestabes medan tidak mengetahuinya.

Pada saat kami mengkonfirmasi warga pengunjung yang sedang nongkrong di dalam di lantai 2 “Saya baru kali ini datang ke sini (Hotel Sibayak) karena banyak orang bilang di tempat ini tarifnya murah-murah. Sudah begitu selalu aman dari penggerebekan petugas karena dekat kantor polisi,” pungkaanya

Selain tarif yang murah untuk sekali kencan, hotel ini juga menyediakan banyak pilihan. Sehingga untuk melampiaskan hasrat dapat lebih enjoy. “D itempat ini sangat enjoy bang, banyak wanita yang bisa dikencani”.pungkasnya

Diduga polsek medan baru tutup mata atau sudah menerima upeti dari para pemilik hotel sibayak, hingga begitu bebasnya para pemilik bisnis prostitusi membuka tempat tersebut diduga tempat ini juga sarang tempat peredaran narkoba.

Apa lagi saat ini masyrakat sudah kurang percaya kepada kinerja kepolisian yang baru baru ini terjadi peristiwa di jakarta tentang peridi sambo.

Masyarakat meminta kepada bapak Jendral Listyo prabowo, kapolda sumut dan kapolrestabes medan terkusua kepada kapolsek medan baru, Gubernur Sumatera Utara dan walikota medan agar menutup tempat prostitusi tersebut karna telah merusak generasi muda dan masyarakat medan terkusus kami warga petisa karna bisa merusak anak kami dan warga setempat. Pungkasnya.

Pada saat kita konfirmasi terhadap kapolsek medan baru kompol Ginanjar melalui whassap tidak menjawab konfirmasi tersebut begitu juga kepada kanit reskrim polsek medan baru Akp Marhua Manik, SH tidak menjawab konfirmasi tersebut terkesan ada yang di tutup- tutupi

Masyarakat meminta Kepada bapak kapolda sumatra utara bapak Rz panca putra simajuntak dan kapolrestabes medan agar menindak tegas tempat prostitusi tersebut dan memberikan sangsi tegas kepada oknum- oknum yang terlibat di dalamnya. Pungkasnya

Tags

Related Post