POSTMEDAN.LABUHAN DELI–Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Labuhan Deli di Jalan Titi Pahlawan, Kecamatan Medan Labuhan terus membangun zona integritas yaitu menuju Rutan Kelas I Labuhan Deli Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

Kepada wartawan, Senin(27/09/2021) sekitar Pukul 09.00 WIB, Kepala Rutan Kelas 1 Labuhan Deli, Nimrot Sihotang Amd SH MH, didampingi oleh para pejabat struktural juga staff mengatakan kepada seluruh masyarakat dan juga warga binaan bahwa Rutan Kelas 1 Labuhan Deli melaksanakan program pembinaan dalam rangka mendukung resolusi pemasyarakatan, dalam hal ini mendukung ketahanan pangan dan mengurangi tingkat residivis

“Kita telah membuka lahan pertanian jagung 8 hektare di Desa Sintes, Percut Sei Tuan dan Deli Serdang, bekerja sama dengan kelompok masyarakat, lembaga bantuan hukum Yesaya 56, serta mantan matan Narapidana yang sudah bebas di Rutan Labuhan Deli,” ungkap Nimrot

Program ini wujud komitmen Kementerian Hukum dan HAM dalam hal ini Direktorat Jendral Pemasyarakatan untuk mendukung ketahanan pangan nasional

Kami juga menyampaikan saat ini sedang dilakukan kepada warga binaan kita  pendataan NIK, yang belum memiliki NIK, kami berterimakasih kepada Disdukcapil Kota Medan, dan juga telah dilakukan vaksinasi kepada warga Binaan kita sejumlah 930 orang bekerja sama dengan Lantamal 1 Belawan dan jajaran, Dinas Kesehatan Kota Medan, Puskesmas Medan Labuhan dan Labuhan Deli.

Katanya didampingi Kasi Pelayanan Tahanan (Kasianta) Rutan Kelas I Labuhan Deli Benny W  Tarigan, Kasi dan KPR Rutan Labuhan Deli Erlan Saragih.

“Kepada masyarakat kami sampaikan , kami saat ini sedang membangun zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), untuk itu kami sampaikan bahwa tidak ada pelayanan kita yang berbayar, dan sampaikan kritik dan saran kepada kami secara langsung melalui nomor hp, apabila pelayanan kami yang kurang baik dan kurang maksimal.

kami juga telah menyediakan reward kepada masyarakat apabila ada terjadi ketidakpuasan masyarakat dalam pelayanan kami.” Pungkasnya lagi.(Red/F.G)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.